AI Tools

NalTech AI Stack

Arsitektur AI stack untuk menggabungkan coding agent, OpenClaw, 9Router, VPS automation, provider AI, monitoring, keamanan, dan cost control.

22 dari 57 materi Intermediate aiarchitectureagentgateway9routeropenclawvps

NalTech AI Stack

NalTech AI Stack adalah rancangan arsitektur untuk memakai banyak tool AI secara rapi, aman, dan bisa dikembangkan.

Tujuannya bukan hanya memakai AI untuk chat, tetapi membuat ekosistem kerja:

  • coding agent untuk membantu development
  • AI gateway untuk mengatur provider/model
  • agent automation untuk task 24/7
  • dashboard untuk monitoring token dan biaya
  • permission policy agar agent tidak terlalu bebas
  • workflow belajar yang bisa naik ke produksi ringan

Gambaran Besar

Arsitektur dasar:

Developer
  -> Codex / OpenCode / OpenClaw lokal
  -> 9Router
  -> Provider AI

Arsitektur lengkap:

Laptop Developer
  -> Codex untuk coding di repo
  -> OpenCode untuk coding terminal/open-source workflow
  -> OpenClaw lokal untuk file, browser, dan automation personal

VPS AI Gateway
  -> 9Router
  -> routing model
  -> fallback provider
  -> quota tracking
  -> usage analytics

VPS Automation
  -> OpenClaw server
  -> Telegram/Discord/GitHub webhook
  -> monitoring server
  -> laporan rutin

Provider AI
  -> OpenAI / Anthropic / Gemini / MiMo / local model / provider lain

Komponen Utama

Materi detail:

1. Codex

Codex dipakai sebagai coding agent di workspace/repository.

Cocok untuk:

  • membaca codebase
  • membuat perubahan file
  • menjalankan test
  • debugging
  • membuat dokumentasi
  • review perubahan
  • bekerja langsung di repo

Peran dalam stack:

Codex = agent coding utama untuk kerja di project

2. OpenCode

OpenCode bisa dipakai sebagai alternatif atau pelengkap coding agent.

Cocok untuk:

  • workflow coding berbasis terminal
  • eksperimen coding agent open-source
  • memakai endpoint model custom
  • integrasi dengan provider melalui 9Router

Peran dalam stack:

OpenCode = coding agent alternatif yang bisa diarahkan ke 9Router

3. OpenClaw

OpenClaw dipakai sebagai agent yang lebih luas dari coding.

Cocok untuk:

  • personal assistant lokal
  • automation lintas aplikasi
  • membaca file dan membuat laporan
  • browser automation
  • Telegram/Discord assistant
  • workflow 24/7 di VPS
  • research dan dokumentasi

Peran dalam stack:

OpenClaw = agent automation dan personal workflow

4. 9Router

9Router adalah AI gateway atau router model.

Cocok untuk:

  • satu endpoint untuk banyak provider
  • routing model
  • fallback provider
  • quota tracking
  • usage analytics
  • monitoring token
  • cost control

Peran dalam stack:

9Router = pusat routing model AI dan monitoring penggunaan

5. Provider AI

Provider AI adalah sumber model yang dipakai agent.

Contoh:

  • OpenAI
  • Anthropic
  • Google Gemini
  • Xiaomi MiMo
  • OpenAI-compatible provider lain
  • local model melalui Ollama/LM Studio

Peran dalam stack:

Provider AI = model yang melakukan reasoning dan menghasilkan jawaban

Alur Request

Alur coding lokal

Developer memberi tugas coding
  -> Codex/OpenCode membaca repo
  -> request model dikirim ke 9Router
  -> 9Router memilih provider/model
  -> model memberi rencana/jawaban
  -> agent mengubah file atau menjalankan test
  -> hasil dikembalikan ke developer

Alur OpenClaw lokal

Developer memberi instruksi ke OpenClaw
  -> OpenClaw membaca file/browser/tool lokal
  -> OpenClaw meminta reasoning ke model via 9Router
  -> 9Router meneruskan ke provider
  -> OpenClaw menjalankan aksi
  -> hasil dikirim ke developer

Alur automation VPS

Trigger Telegram/Discord/GitHub/Cron
  -> OpenClaw server menerima task
  -> OpenClaw meminta model via 9Router
  -> OpenClaw membaca log/API/server
  -> OpenClaw membuat laporan
  -> hasil dikirim ke channel

Tahap Implementasi

Tahap 1: Belajar lokal

Mulai dari lokal agar aman.

Setup:

Laptop
  -> Codex
  -> OpenClaw lokal
  -> 9Router lokal atau 9Router VPS

Target:

  • paham cara kerja agent
  • paham permission
  • paham routing model
  • coba task kecil
  • belum expose service ke publik

Contoh task:

Baca project ini, jelaskan struktur folder, dan buat draft dokumentasi setup.

Tahap 2: 9Router di VPS

Pindahkan 9Router ke VPS agar endpoint model terpusat.

Setup:

Laptop
  -> Codex/OpenCode/OpenClaw
  -> https://9router.domainkamu.com/v1
  -> Provider AI

Target:

  • semua tool AI memakai satu endpoint
  • usage analytics mulai terkumpul
  • quota dan biaya mudah dipantau
  • provider bisa diganti tanpa mengubah banyak tool

Tahap 3: OpenClaw server untuk automation

Tambahkan OpenClaw di VPS untuk task yang harus online terus.

Setup:

VPS
  -> OpenClaw server
  -> 9Router
  -> Provider AI

Target:

  • Telegram/Discord bot
  • monitoring server
  • laporan harian
  • GitHub issue summary
  • reminder rutin

Tahap 4: Workflow tim

Jika sudah stabil, atur workflow untuk tim.

Setup:

Developer laptop
  -> agent lokal masing-masing

VPS
  -> 9Router shared
  -> OpenClaw automation shared

Channel tim
  -> Discord/Telegram/GitHub

Target:

  • dokumentasi project otomatis
  • issue triage
  • changelog
  • monitoring deploy
  • ringkasan meeting
  • audit penggunaan AI

Rekomendasi Penempatan

KomponenLokasi AwalLokasi Produksi RinganCatatan
CodexLokalLokalPaling cocok untuk repo lokal
OpenCodeLokalLokal/VPSBisa diarahkan ke 9Router
OpenClaw personalLokalLokalAman untuk file pribadi
OpenClaw automationTidak perlu duluVPSUntuk bot/webhook/cron
9RouterLokal atau VPSVPSLebih baik terpusat
Provider AICloud/localCloud/localDiakses lewat 9Router
Dashboard publikHindariHTTPS + authJangan expose port internal

Cost Control

9Router menjadi titik penting untuk mengontrol biaya dan token.

Strategi:

  1. Pakai model murah untuk tugas ringan.
  2. Pakai model kuat hanya untuk reasoning berat.
  3. Buat combo/routing rule berdasarkan jenis task.
  4. Pantau input/output token harian.
  5. Tetapkan limit harian atau per project.
  6. Gunakan fallback provider jika provider utama error.
  7. Audit request yang tokennya besar.

Contoh routing:

Task dokumentasi ringan
  -> model murah

Task debugging rumit
  -> model reasoning kuat

Task ringkasan log
  -> model cepat dan murah

Task coding besar
  -> model kuat dengan context besar

Security Model

Prinsip keamanan:

Agent boleh membantu, tetapi tidak boleh diberi akses tanpa batas.

Aturan utama:

  • OpenClaw lokal hanya boleh akses folder yang diperlukan.
  • OpenClaw VPS tidak berjalan sebagai root.
  • 9Router tidak expose port internal langsung.
  • Semua akses publik lewat HTTPS.
  • API key tidak disimpan di dokumentasi.
  • Command destruktif wajib konfirmasi.
  • Deploy production wajib approval manusia.
  • Backup config dan data dilakukan berkala.

Port internal:

9Router: 20128
OpenClaw Gateway: 18789

Port publik yang boleh dibuka:

80/tcp
443/tcp
22/tcp untuk SSH, lebih baik dibatasi IP

Permission Policy Ringkas

AksiStatus
Membaca file workspaceBoleh
Membuat draft dokumentasiBoleh jika diminta
Menjalankan test/lintBoleh jika non-destruktif
Mengedit source codeHarus konfirmasi
Install dependencyHarus konfirmasi
Restart serviceHarus konfirmasi
Migration databaseHarus konfirmasi
Commit/push gitHarus konfirmasi
Deploy productionWajib approval manusia
Hapus file/databaseDilarang tanpa izin eksplisit
Membagikan API keyDilarang

Workflow Harian

Pagi

OpenClaw VPS:
- cek status server
- cek issue GitHub baru
- buat ringkasan error log
- kirim laporan ke Telegram/Discord

Siang

Codex/OpenCode:
- bantu coding
- debugging
- refactor
- jalankan test

OpenClaw lokal:
- bantu riset
- buat dokumentasi
- baca catatan project

Sore

OpenClaw/Codex:
- buat changelog
- ringkas pekerjaan hari ini
- buat daftar next action
- update dokumentasi

Mingguan

9Router:
- audit token
- cek provider yang paling sering dipakai
- cek request paling mahal
- update routing rule

VPS:
- backup config
- update package
- cek security log

Contoh Use Case End-to-End

Use case: membuat dokumentasi otomatis

Developer:
  "Buat dokumentasi setup project ini."

Codex/OpenClaw lokal:
  -> membaca README/package/config
  -> membuat draft docs/setup.md
  -> menjalankan command non-destruktif jika perlu
  -> meminta review manusia

9Router:
  -> routing ke model yang cocok
  -> mencatat token dan biaya

Use case: monitoring deploy

GitHub webhook / cron
  -> OpenClaw VPS
  -> cek status service
  -> baca log terbatas
  -> ringkas masalah
  -> kirim laporan ke Discord

9Router:
  -> pilih model ringkasan cepat
  -> log usage

Use case: riset tool baru

Developer:
  "Bandingkan tool AI gateway untuk project kita."

OpenClaw lokal:
  -> research
  -> buat tabel perbandingan
  -> tulis rekomendasi

Codex:
  -> memasukkan hasil ke dokumentasi repo

Roadmap Belajar

Urutan belajar yang disarankan:

  1. Pahami konsep AI agent.
  2. Pahami 9Router sebagai AI gateway.
  3. Jalankan OpenClaw lokal.
  4. Hubungkan OpenClaw ke 9Router.
  5. Coba coding agent untuk dokumentasi project.
  6. Buat permission policy.
  7. Deploy 9Router di VPS.
  8. Tambahkan OpenClaw VPS untuk automation kecil.
  9. Hubungkan Telegram/Discord.
  10. Buat monitoring token dan laporan mingguan.

Checklist Implementasi

Checklist lokal:

  • Codex/OpenCode bisa dipakai di project.
  • OpenClaw lokal bisa menjalankan task sederhana.
  • Model provider sudah tersambung.
  • Permission folder dibatasi.
  • Dokumentasi workflow dibuat.

Checklist 9Router:

  • 9Router berjalan di VPS.
  • Endpoint /v1 bisa dipakai.
  • Provider sudah dikonfigurasi.
  • Usage analytics aktif.
  • Quota/cost dipantau.
  • HTTPS aktif jika diakses dari luar.

Checklist OpenClaw VPS:

  • Berjalan sebagai user non-root.
  • Firewall aktif.
  • Port internal tidak dibuka publik.
  • Service auto-start.
  • Backup tersedia.
  • Bot/webhook diuji dengan task kecil.

Checklist tim:

  • Ada aturan approval.
  • Ada permission matrix.
  • Ada channel khusus agent.
  • Ada dokumentasi prompt.
  • Ada audit token mingguan.
  • Ada human review untuk perubahan penting.

Kesimpulan

NalTech AI Stack sebaiknya dibangun bertahap:

Mulai lokal
  -> pusatkan model lewat 9Router
  -> tambah automation VPS
  -> baru masuk workflow tim

Kunci utamanya:

  • jangan langsung memberi agent akses besar
  • pisahkan agent lokal dan agent server
  • gunakan 9Router untuk kontrol model dan biaya
  • semua akses publik harus aman
  • manusia tetap menjadi approval terakhir untuk aksi penting

Dengan stack ini, AI tidak hanya menjadi chatbot, tetapi menjadi sistem kerja yang bisa membantu coding, dokumentasi, monitoring, research, dan automation secara terukur.