AI Tools
NalTech AI Stack
Arsitektur AI stack untuk menggabungkan coding agent, OpenClaw, 9Router, VPS automation, provider AI, monitoring, keamanan, dan cost control.
NalTech AI Stack
NalTech AI Stack adalah rancangan arsitektur untuk memakai banyak tool AI secara rapi, aman, dan bisa dikembangkan.
Tujuannya bukan hanya memakai AI untuk chat, tetapi membuat ekosistem kerja:
- coding agent untuk membantu development
- AI gateway untuk mengatur provider/model
- agent automation untuk task 24/7
- dashboard untuk monitoring token dan biaya
- permission policy agar agent tidak terlalu bebas
- workflow belajar yang bisa naik ke produksi ringan
Gambaran Besar
Arsitektur dasar:
Developer
-> Codex / OpenCode / OpenClaw lokal
-> 9Router
-> Provider AI
Arsitektur lengkap:
Laptop Developer
-> Codex untuk coding di repo
-> OpenCode untuk coding terminal/open-source workflow
-> OpenClaw lokal untuk file, browser, dan automation personal
VPS AI Gateway
-> 9Router
-> routing model
-> fallback provider
-> quota tracking
-> usage analytics
VPS Automation
-> OpenClaw server
-> Telegram/Discord/GitHub webhook
-> monitoring server
-> laporan rutin
Provider AI
-> OpenAI / Anthropic / Gemini / MiMo / local model / provider lain
Komponen Utama
Materi detail:
- AI Tools Roadmap
- 9Router Proxy
- OpenClaw
- OpenCode
- AI Agent Security
- Cost Control AI
- AI Automation
- AI Gateway Comparison
- Local AI Model Stack
- Prompt Engineering untuk Agent
- RAG dan Knowledge Base untuk AI Agent
- AI Evaluation & Testing
- Langfuse Observability
- n8n + 9Router Workflow
- Telegram dan Discord Automation
- Hermes Agent
1. Codex
Codex dipakai sebagai coding agent di workspace/repository.
Cocok untuk:
- membaca codebase
- membuat perubahan file
- menjalankan test
- debugging
- membuat dokumentasi
- review perubahan
- bekerja langsung di repo
Peran dalam stack:
Codex = agent coding utama untuk kerja di project
2. OpenCode
OpenCode bisa dipakai sebagai alternatif atau pelengkap coding agent.
Cocok untuk:
- workflow coding berbasis terminal
- eksperimen coding agent open-source
- memakai endpoint model custom
- integrasi dengan provider melalui 9Router
Peran dalam stack:
OpenCode = coding agent alternatif yang bisa diarahkan ke 9Router
3. OpenClaw
OpenClaw dipakai sebagai agent yang lebih luas dari coding.
Cocok untuk:
- personal assistant lokal
- automation lintas aplikasi
- membaca file dan membuat laporan
- browser automation
- Telegram/Discord assistant
- workflow 24/7 di VPS
- research dan dokumentasi
Peran dalam stack:
OpenClaw = agent automation dan personal workflow
4. 9Router
9Router adalah AI gateway atau router model.
Cocok untuk:
- satu endpoint untuk banyak provider
- routing model
- fallback provider
- quota tracking
- usage analytics
- monitoring token
- cost control
Peran dalam stack:
9Router = pusat routing model AI dan monitoring penggunaan
5. Provider AI
Provider AI adalah sumber model yang dipakai agent.
Contoh:
- OpenAI
- Anthropic
- Google Gemini
- Xiaomi MiMo
- OpenAI-compatible provider lain
- local model melalui Ollama/LM Studio
Peran dalam stack:
Provider AI = model yang melakukan reasoning dan menghasilkan jawaban
Alur Request
Alur coding lokal
Developer memberi tugas coding
-> Codex/OpenCode membaca repo
-> request model dikirim ke 9Router
-> 9Router memilih provider/model
-> model memberi rencana/jawaban
-> agent mengubah file atau menjalankan test
-> hasil dikembalikan ke developer
Alur OpenClaw lokal
Developer memberi instruksi ke OpenClaw
-> OpenClaw membaca file/browser/tool lokal
-> OpenClaw meminta reasoning ke model via 9Router
-> 9Router meneruskan ke provider
-> OpenClaw menjalankan aksi
-> hasil dikirim ke developer
Alur automation VPS
Trigger Telegram/Discord/GitHub/Cron
-> OpenClaw server menerima task
-> OpenClaw meminta model via 9Router
-> OpenClaw membaca log/API/server
-> OpenClaw membuat laporan
-> hasil dikirim ke channel
Tahap Implementasi
Tahap 1: Belajar lokal
Mulai dari lokal agar aman.
Setup:
Laptop
-> Codex
-> OpenClaw lokal
-> 9Router lokal atau 9Router VPS
Target:
- paham cara kerja agent
- paham permission
- paham routing model
- coba task kecil
- belum expose service ke publik
Contoh task:
Baca project ini, jelaskan struktur folder, dan buat draft dokumentasi setup.
Tahap 2: 9Router di VPS
Pindahkan 9Router ke VPS agar endpoint model terpusat.
Setup:
Laptop
-> Codex/OpenCode/OpenClaw
-> https://9router.domainkamu.com/v1
-> Provider AI
Target:
- semua tool AI memakai satu endpoint
- usage analytics mulai terkumpul
- quota dan biaya mudah dipantau
- provider bisa diganti tanpa mengubah banyak tool
Tahap 3: OpenClaw server untuk automation
Tambahkan OpenClaw di VPS untuk task yang harus online terus.
Setup:
VPS
-> OpenClaw server
-> 9Router
-> Provider AI
Target:
- Telegram/Discord bot
- monitoring server
- laporan harian
- GitHub issue summary
- reminder rutin
Tahap 4: Workflow tim
Jika sudah stabil, atur workflow untuk tim.
Setup:
Developer laptop
-> agent lokal masing-masing
VPS
-> 9Router shared
-> OpenClaw automation shared
Channel tim
-> Discord/Telegram/GitHub
Target:
- dokumentasi project otomatis
- issue triage
- changelog
- monitoring deploy
- ringkasan meeting
- audit penggunaan AI
Rekomendasi Penempatan
| Komponen | Lokasi Awal | Lokasi Produksi Ringan | Catatan |
|---|---|---|---|
| Codex | Lokal | Lokal | Paling cocok untuk repo lokal |
| OpenCode | Lokal | Lokal/VPS | Bisa diarahkan ke 9Router |
| OpenClaw personal | Lokal | Lokal | Aman untuk file pribadi |
| OpenClaw automation | Tidak perlu dulu | VPS | Untuk bot/webhook/cron |
| 9Router | Lokal atau VPS | VPS | Lebih baik terpusat |
| Provider AI | Cloud/local | Cloud/local | Diakses lewat 9Router |
| Dashboard publik | Hindari | HTTPS + auth | Jangan expose port internal |
Cost Control
9Router menjadi titik penting untuk mengontrol biaya dan token.
Strategi:
- Pakai model murah untuk tugas ringan.
- Pakai model kuat hanya untuk reasoning berat.
- Buat combo/routing rule berdasarkan jenis task.
- Pantau input/output token harian.
- Tetapkan limit harian atau per project.
- Gunakan fallback provider jika provider utama error.
- Audit request yang tokennya besar.
Contoh routing:
Task dokumentasi ringan
-> model murah
Task debugging rumit
-> model reasoning kuat
Task ringkasan log
-> model cepat dan murah
Task coding besar
-> model kuat dengan context besar
Security Model
Prinsip keamanan:
Agent boleh membantu, tetapi tidak boleh diberi akses tanpa batas.
Aturan utama:
- OpenClaw lokal hanya boleh akses folder yang diperlukan.
- OpenClaw VPS tidak berjalan sebagai root.
- 9Router tidak expose port internal langsung.
- Semua akses publik lewat HTTPS.
- API key tidak disimpan di dokumentasi.
- Command destruktif wajib konfirmasi.
- Deploy production wajib approval manusia.
- Backup config dan data dilakukan berkala.
Port internal:
9Router: 20128
OpenClaw Gateway: 18789
Port publik yang boleh dibuka:
80/tcp
443/tcp
22/tcp untuk SSH, lebih baik dibatasi IP
Permission Policy Ringkas
| Aksi | Status |
|---|---|
| Membaca file workspace | Boleh |
| Membuat draft dokumentasi | Boleh jika diminta |
| Menjalankan test/lint | Boleh jika non-destruktif |
| Mengedit source code | Harus konfirmasi |
| Install dependency | Harus konfirmasi |
| Restart service | Harus konfirmasi |
| Migration database | Harus konfirmasi |
| Commit/push git | Harus konfirmasi |
| Deploy production | Wajib approval manusia |
| Hapus file/database | Dilarang tanpa izin eksplisit |
| Membagikan API key | Dilarang |
Workflow Harian
Pagi
OpenClaw VPS:
- cek status server
- cek issue GitHub baru
- buat ringkasan error log
- kirim laporan ke Telegram/Discord
Siang
Codex/OpenCode:
- bantu coding
- debugging
- refactor
- jalankan test
OpenClaw lokal:
- bantu riset
- buat dokumentasi
- baca catatan project
Sore
OpenClaw/Codex:
- buat changelog
- ringkas pekerjaan hari ini
- buat daftar next action
- update dokumentasi
Mingguan
9Router:
- audit token
- cek provider yang paling sering dipakai
- cek request paling mahal
- update routing rule
VPS:
- backup config
- update package
- cek security log
Contoh Use Case End-to-End
Use case: membuat dokumentasi otomatis
Developer:
"Buat dokumentasi setup project ini."
Codex/OpenClaw lokal:
-> membaca README/package/config
-> membuat draft docs/setup.md
-> menjalankan command non-destruktif jika perlu
-> meminta review manusia
9Router:
-> routing ke model yang cocok
-> mencatat token dan biaya
Use case: monitoring deploy
GitHub webhook / cron
-> OpenClaw VPS
-> cek status service
-> baca log terbatas
-> ringkas masalah
-> kirim laporan ke Discord
9Router:
-> pilih model ringkasan cepat
-> log usage
Use case: riset tool baru
Developer:
"Bandingkan tool AI gateway untuk project kita."
OpenClaw lokal:
-> research
-> buat tabel perbandingan
-> tulis rekomendasi
Codex:
-> memasukkan hasil ke dokumentasi repo
Roadmap Belajar
Urutan belajar yang disarankan:
- Pahami konsep AI agent.
- Pahami 9Router sebagai AI gateway.
- Jalankan OpenClaw lokal.
- Hubungkan OpenClaw ke 9Router.
- Coba coding agent untuk dokumentasi project.
- Buat permission policy.
- Deploy 9Router di VPS.
- Tambahkan OpenClaw VPS untuk automation kecil.
- Hubungkan Telegram/Discord.
- Buat monitoring token dan laporan mingguan.
Checklist Implementasi
Checklist lokal:
- Codex/OpenCode bisa dipakai di project.
- OpenClaw lokal bisa menjalankan task sederhana.
- Model provider sudah tersambung.
- Permission folder dibatasi.
- Dokumentasi workflow dibuat.
Checklist 9Router:
- 9Router berjalan di VPS.
- Endpoint
/v1bisa dipakai. - Provider sudah dikonfigurasi.
- Usage analytics aktif.
- Quota/cost dipantau.
- HTTPS aktif jika diakses dari luar.
Checklist OpenClaw VPS:
- Berjalan sebagai user non-root.
- Firewall aktif.
- Port internal tidak dibuka publik.
- Service auto-start.
- Backup tersedia.
- Bot/webhook diuji dengan task kecil.
Checklist tim:
- Ada aturan approval.
- Ada permission matrix.
- Ada channel khusus agent.
- Ada dokumentasi prompt.
- Ada audit token mingguan.
- Ada human review untuk perubahan penting.
Kesimpulan
NalTech AI Stack sebaiknya dibangun bertahap:
Mulai lokal
-> pusatkan model lewat 9Router
-> tambah automation VPS
-> baru masuk workflow tim
Kunci utamanya:
- jangan langsung memberi agent akses besar
- pisahkan agent lokal dan agent server
- gunakan 9Router untuk kontrol model dan biaya
- semua akses publik harus aman
- manusia tetap menjadi approval terakhir untuk aksi penting
Dengan stack ini, AI tidak hanya menjadi chatbot, tetapi menjadi sistem kerja yang bisa membantu coding, dokumentasi, monitoring, research, dan automation secara terukur.